Konflik PTPN VII Cinta Manis: Brimob Bantai Warga, Satu Meninggal,Lainnya Luka Parah

Brimob Menyerbu Warga di desa-desa sekitar Konflik PTPN VII Cinta Manis

Palembang, Spora-Di Tengah himbauan Presiden SBY untuk menyelesaikan Konflik PTPN VII Cinta Manis secara damai, Brimob makin brutal, membantai warga Desa Limbang Jaya dan Tanjung Pinang pada Jumat Berdarah (27/7).  Berawal dari sweeping ke Desa Lubuk Keliat, dan sempat melakukan penangkapan warga, walau akhirnya dilepas.  Brimob melanjutkan sweeping ke  Desa Betung ketika warga sedang melakukan Shalat Jumat di tengah bulan Ramadhan yang sakral.

Selanjutnya Brimob melakukan penyelusuran ke kampung-kampung terus berlanjut. Desa Sri Kembang tak luput menjadi sasaran.  Kemudian sekitar pukul 17 wib, pasukan Brimob menyisir Desa Tanjung Pinang menuju Desa Limbang Jaya. Aparat menembakan senjata, Anak kecil bernama Angga Bin Darmawan usia 12 tahun yang sedang bermain playstation keluar karena mendengar suara tembakan. Tak lama kemudian Brimob menembak Angga. Anak itu tertembak dikepala dan tergeletak ditanah, ketika seorang warga bernama Saidi mengangkat tubuh Angga dengan maksud memberi pertolongan, Brimob melarang Saidi mengangkat tubuh Angga. “ Letakan ! kalau masih kau angkat nanti kutembak “. Digertak seperti itu, Saidi tetap berdiri tegar dan mengatakan “. Silahkan tembak saya !”.  Angga (12) dipastikan meninggal di RS Tanjung Batu dengan luka tembak dikepala.

Persisnya peluru itu menembus kepala hingga cairan otaknya keluar.  Korban lain dikabarkan luka parah. Dikabarkan 4 orang dilarikan ke Rumah Sakit di Palembang diantaranya perempuan bernama Jesica (16), satu orang ibu-ibu bernama Du binti Juni dan dua orang perempuan lain yang belum teridentifikasi. Sedangkan Rusman bin Alimin yang saat itu dalam kondisi kritis. (S01)